Pernah ga si kucing mencret gara-gara jenis / merk makanannya diganti???

Pasti kita langsung menyalahkan merk makanan yang baru kita beli itu ga bagus, padahal harganya lebih mahal. Meskipun sebagian besar makanan yang harganya mahal itu berkualitas baik tapi ga jarang loh makanan yang lebih mahal malah ga lebih baik dari makanan yang harganya lebih murah.

 

Terus kenapa mencret???? Padahal makanan yang diberikan harga & kualitasnya lebih baik dari yang sebelumnya….

 

Gini ni…

Mengganti makanan kucing sebaiknya ga langsung diganti secara keseluruhan, tetapi secara bertahap.

Karena di usus si kucing berbagai macam bakteri yang udah ada secara alamiah dan ga bahaya buat si Kucing tapi justru berfungsi membantu mencerna makanan agar dapat diserap dan dimanfaatkan oleh si Kucing secara sempurna namanya adalah Flora Usus..

 

Setiap jenis / merk makanan kucing pasti memiliki komposisi dan kandungan nutrisi yang berbeda-beda. Perkembangan Flora Usus juga sesuai dengan bahan-bahan yang terdapat pada makanan. Beberapa jenis flora berkembang lebih banyak dan lebih efektif dalam mencerna nutrisi yang berasal dari jagung. Beberapa flora lain juga berkembang secara spesifik untuk mencerna protein yang berasal dari ayam. Semakin beragam komposisi makanan, semakin beragam juga jenis flora usus.
kalo si kucing dikasi satu jenis makanan dalam jangka waktu yang lama, maka Flora yang berkembang di usus juga akan menyesuaikan diri untuk mencerna makanan tersebut. Ketika terjadi pergantian makanan secara tiba-tiba dan dalam dalam jumlah banyak, Flora usus tidak bisa langsung menyesuaikan diri dengan makanan yang baru dengan cepat. Akibatnya sebagain besar makanan tidak tercerna dan terjadilah mencret atau diare.

ini adalah panduan mengganti makanan si kucing, agar si kucing terhindar dari gangguan pencernaan seperti diare.

Hari ke 1 & 2
30 % makanan baru dicampur merata dengan 70 % makanan lama
Hari ke 3 & 4
50 % makanan baru dicampur merata dengan 50 % makanan lama
Hari ke 5 & 6
70 % makanan baru dicampur merata dengan 30 % makanan lama
Hari ke 7
100 % makanan baru

Panduan di atas bukanlah patokan yang mutlak. Pergantian makanan bisa dipercepat bila Konsistensi feces tidak berubah/tidak mencret.

si Kucing yang terbiasa dengan makanan yang bervariasi biasanya tidak bermasalah dengan perubahan makanan secara tiba-tiba.

Pada beberapa kucing dengan saluran pencernaan yang sensitif, pergantian makanan dilakukan dalam waktu yang lebih lama. Proporsi makanan baru pun bisa dinaikan sedikit demi sedikit agar flora usus kucing dapat menyesuaikan dengan makanan baru.

Advertisements